BAYDEE

HOME ABOUT PRODUCTS NEWS CONTACT

what is compostable waste

2023-11-28

Kompos adalah bahan organik yang mengalami proses dekomposisi alami yang menghasilkan nutrisi yang berguna bagi tanaman. Kompos biasanya digunakan sebagai pupuk organik untuk memperbaiki kualitas tanah. Untuk mendapatkan kompos yang berkualitas, diperlukan bahan-bahan yang kaya akan nutrisi dan mudah terurai secara alami. Inilah yang biasa disebut sebagai limbah komposabel atau compostable waste.

Namun, sebelum membahas tentang apa itu compostable waste, kita perlu memahami terlebih dahulu konsep dari sampah organik. Sampah organik adalah semua jenis limbah yang berasal dari sisa-sisa makhluk hidup atau bahan-bahan yang dapat terurai secara alami. Sampah organik dibedakan dari sampah non organik seperti plastik dan kaca yang sulit atau bahkan tidak dapat terurai secara alami.

Sampah organik bisa berupa sisa makanan, daun, ranting, rumput, kertas, dan masih banyak lagi. Sampah-sampah ini memiliki potensi besar untuk diolah menjadi kompos yang bermanfaat bagi pertanian dan kehidupan sehari-hari. Namun, tidak semua sampah organik dapat dijadikan kompos, terutama jika sampah itu mengandung bahan-bahan yang tidak dapat terurai secara alami atau mengandung bahan kimia yang berbahaya.

Inilah mengapa kita perlu memahami apa itu compostable waste atau limbah komposabel. Compostable waste adalah jenis sampah organik yang dapat terurai secara alami dan dapat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat kompos. Limbah komposabel ini biasanya berasal dari sisa makanan, daun kering, rumput, dan serasah yang bisa ditemukan di kebun atau taman.

Penting untuk mencatat bahwa tidak semua sampah organik adalah compostable waste. Contohnya adalah sisa makanan yang mengandung minyak, tulang, atau daging yang memerlukan waktu yang lebih lama untuk terurai secara alami. Bahan-bahan ini bisa menjadi subur bagi pertumbuhan mikroorganisme berbahaya seperti bakteri penyebab penyakit atau serangga pengganggu.

Limbah komposabel harus memenuhi beberapa persyaratan untuk dapat dianggap aman dan efektif untuk diolah menjadi kompos. Pertama, bahan tersebut harus mudah terurai secara alami. Ini berarti bahwa bahan-bahan tersebut bisa terurai dengan bantuan bakteri, jamur, cacing tanah, dan masih banyak lagi dalam waktu yang relatif singkat.

Selanjutnya, bahan tersebut tidak boleh mengandung bahan berbahaya seperti logam berat atau bahan kimia beracun. Bahan-bahan ini dapat mencemari kompos yang dihasilkan dan berpotensi merusak lingkungan atau tanaman yang tumbuh dengan menggunakan kompos tersebut.

Selain itu, limbah komposabel juga harus memiliki rasio karbon dan nitrogen yang seimbang. Persyaratan ini untuk memastikan bahwa proses dekomposisi berlangsung dengan baik dan menghasilkan kompos berkualitas. Bahan-bahan dengan rasio karbon yang terlalu tinggi, seperti daun kering, memerlukan sumber nitrogen tambahan, seperti rumput segar, untuk mempercepat proses dekomposisi.

Dalam praktiknya, limbah komposabel dapat dikumpulkan dan diolah melalui berbagai metode, seperti pengomposan rumah tangga atau pengolahan limbah skala besar di pabrik kompos. Di rumah tangga, limbah komposabel umumnya dikumpulkan dalam bak kompos atau keranjang kompos khusus yang ditempatkan di halaman atau dapur.

Proses pengomposan melibatkan penumpukan bahan komposabel dengan bahan hijau dan coklat secara bergantian. Bahan hijau adalah bahan dengan rasio nitrogen yang tinggi, seperti rumput segar, sementara bahan coklat adalah bahan dengan rasio karbon yang tinggi, seperti daun kering. Bak kompos juga harus diberi udara yang cukup dan kelembaban yang tepat untuk mempercepat proses dekomposisi.

Dalam pabrik kompos, limbah komposabel dikumpulkan dan diolah dengan cara yang lebih besar dan terstruktur. Limbah ini sering diolah dengan bantuan mikroorganisme, cacing tanah, dan alat pemrosesan modern yang mempercepat proses dekomposisi. Hasil akhirnya adalah kompos yang siap digunakan sebagai pupuk organik untuk meningkatkan kesuburan tanah.

Dengan semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dan meminimalisir limbah, pengelolaan limbah komposabel menjadi semakin penting. Dengan memahami apa itu compostable waste dan bagaimana mengolahnya menjadi kompos yang berkualitas, kita bisa turut berkontribusi dalam membangun lingkungan yang lebih lestari dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.